Indonesia Virtual Tour
Explore
search

Situs Sumur Upas merupakan bekas permukiman tempat tinggal golongan bangsawan pada masa Majapahit. Beberapa temuan yang dihasilkan dari penelitian di Situs Sumur Upas di antaranya fragmen tembikar, arca terakota, arca batu andesit, keramik asing, uang koin (kepeng), emas, dan kerangka manusia. Padatnya temuan keramik asing dari masa Dinasti Ming (abad ke-14 hingga 17 Masehi) dan masa Dinasti Yuan (abad ke-13 hingga 14 Masehi) memperkuat dugaan bahwa Situs Sumur Upas merupakan tempat tinggal golongan bangsawan Majapahit.

Nama Sumur Upas berasal dari adanya sebuah lubang (menyerupai sumur) dengan diameter 80 cm yang mengeluarkan gas beracun atau dalam istilah bahasa Jawa ”Upas”. Hasil penelitian dan ekskavasi arkeologi menunjukkan bahwa struktur bekas bangunan di Situs Sumur Upas saling tumpang-tindih, mengindikasikan kawasan permukiman ini dahulunya dibangun dalam beberapa periode berbeda.

Candi Kedaton adalah sebuah bangunan suci berukuran panjang 12,5 meter, lebar 8,5 meter, dan tinggi 1,6 meter. Seluruh bangunan candi terbuat dari susunan bata. Pada bagian depan Candi Kedaton masih tampak sisa tangga naik.